Keren… Artis Ini Punya 12 Gelar Akademik

408

Bermain dalam film Silariang (2016), aktor ini mengaku punya 12 gelar akademik yang diperolehnya sejak ia masih kuliah. Wiw!

Orang Indonesia, paling mentok bisa dapet gelar satu atau dua. Kalo pun tiga, pasti usianya sudah sangat senior. Iya nggak?

Namun ternyata ada lho sosok artis yang mengaku punya 13 gelar akademik.

Nama pria itu adalah Dr. Ir. Drs. Syahriar Tato, SH, SAB, SSn, MS, MH, MM, IPM, MBCa, MBA.

Panjang banget kan?

Kalau diperhatikan, gelar di atas itu terdiri dari 12 saja.

Jika Haji juga dikategorikan gelar, maka mantan Plt Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarkim) Sulawesi Selatan ini betulam punya 13 gelar di depan dan di belakang namanya.

Jika Haji juga dikategorikan gelar, maka mantan Plt Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarkim) Sulawesi Selatan ini betulam punya 13 gelar di depan dan di belakang namanya.

Dari mana saja gelar tersebut?

Dilansir dari Tribun Timur, Syahriar mempunyai antara lain lima gelar sarjana strata sat (S1), lima gelar magister (S2), satu gelar doktor (S3), dan satu gelar diploma pertamanya.

“Di situ (kartu nama) masih ada dua gelar yang saya belum masukkan. Magister arsitek, Magister bachelor of art, (MBA),” ujar mantan Rektor Institut Kesenian Makassar (IKM) ini menunjuk kartu nama miliknya.

Masih akan nambah gelar?

Belum cukup 12 gelar, dalam waktu dekat, Syahriar akan menambah gelar magister komunikasinya di Universitas Fajar (Unifa) Makassar.

Artis apaan sih?

Dari keterangan dan wawancara Syahriar kepada Tribun Timur, sosok berkacamata ini ternyata aktor peran di film Silariang: Keabadian Cinta.

Ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Daerah Sulawesi Selatan.

Gelar pertama Syahriar nih!

Nah, cerita soal bagaimana gelar sebanyak itu bisa didapatkan Syahriar.

Ternyata ia bercerita bahwa gelar pertamanya diraih pada usia 24 tahun, yaitu diploma arsitektur di Akademi Teknologi Negeri Makassar (ATIM) di Jl. Sunu, Makassar, tahun 1975 lalu.

Sedangkan gelar doktornya, diraih pada usia 53 tahun.

Kala itu, Syahriar menjabat Wakil Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman, dia kuliah di Program Ilmu-Ilmu Teknik, PPs Universitas Hasanuddin dari tahun (1994-2004).

Pensiunan namun tetap belajar!

Syahriar kini adalah seorang pensiunan PNS di tahun 2010 dengan pangkat Pembina Utama Madya (IV/D).

Meski begitu ia tetap berkegiatan belajar yakni menjadi seorang dosen lepas dan tetap di sejumlah perguruan tinggi swasta di Makassar dengan Pangkat Akademik, Lektor Kepala.

Sampai sekarang, dia masih mengabdi di Universitas 45 Makassar.

Pria kelahiran Pinrang, kabupaten 186 km utara Makassar ini mengaku, tentang gelarnya hanya mengamalkan sunnah nabi, untuk menuntut ilmu dari liang rahim hingga liang lahat.

“Hidup ini sejatinya terus belajar, dan saya menjadikannya resmi, ada ijazahnya dan sayaun ikhlas membaginya,” ujar Syahriar Tato.

Komentar

Komentar