Materi US PPKn: ORGANISASI

227

KEBEBASAN ORGANISASI
Oganisasi adalah bentuk perkumpulan antara dua orang atau lebih yang bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama. Kebebasan berorganisasi diatur dalam UUD 1945 Pasal 28 E ayat (3) berbunyi “Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat berkumpul dan mengeluarkan pendapat ”

Unsur-unsur organisasi
1. Manusia/anggota
2. Tujuan bersama
3. Pembagian tugas/pekerjaan
4. Kerjasama/struktur
5. Tempat

Syarat berdirinya organisasi:
1. Mempunyai AD/ART(Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga)
2. Berasaskan Pancasila dan UUD 1945

Ciri organisasi yang baik:
1. Memiliki tujuan yang jelas dan nyata
2. Pembagian kerja yang jelas
3. Pembagian tugas sesuai dengan kemampuan
4. Asa keserasian antara anggota yang bertanggungjawab
5. Adanya koordinasi yang baik untuk semua bagian ata anggota

Langkah/cara berorganisasi yang baik:
1. Kumpulkan beberapa orang yang mempunyai tujuan yang sama.
2. Lakukan pertemuan untuk menentukan struktur organisasi.
3. Buatlah pembagian tugas yang jelas untuk setiap anggota.
4. Sesuaikan tugas dengan kemampuan yang dimiliki.
5. Tumbuhkan rasa saling percaya antara anggota.
6. Hindari perasaan merasa paling hebat di antara teman.
7. Ciptakan keserasian dalam bekerja kepada setiap anggota.
8. Lakukan kordinasi yang baik untuk mencapai tujuan bersama.

Cara Memilih Ketua ada 3 yaitu:
1. Pemungutan suara Yaitu pemilihan dengan cara menghitung perolehan suara para anggota
2. Aklamasi Yaitu pernyataan setuju secara lisan dari anggota
3. Penunjukan secara langsung/komunikasi Yaitu ketua di tunjuk secara langsung oleh anggota

Pemimpin Organisasi
Pemimpin organisasi adalah orang yang ditunjuk untuk memimpin dan mempersatukan kelompok dalam organisasi.

Peranan pemimpin sangat besar dalam organisasi, antara lain sebagai berikut.:
1. Menciptakan kekompakan dalam organisasi yang dipimpin.
2. Mampu menyelesaikan persoalan yang dihadapi dalam kelompok organisasi yang dipimpinnya.
3. Mampu memotivasi kerja bagi setiap anggota yang ada dalam kelompok organisasi yang dipimpinnya.

Hal-hal yang harus dimiliki oleh pemimpin adalah sebagai berikut:
1. Memiliki sifat jujur.
2. Memiliki pengetahuan yang luas.
3. Mampu memberikan pengarahan.
4. Memiliki kreativitas.
5. Mempunyai inisiatif.
6. Mempunyai sifat lapang dada.
7. Mempunyai sifat adil.
8. Suka bermusyawarah dalam mengambil keputusan.
9. Memiliki tanggung jawab yang besar.
10. Mempunyai sikap yang tegas.
11. Senang melakukan kegiatan yang baik.
12. Mempunyai kedisiplinan.

Ciri-ciri Anggota organisasi yang baik sebagai berikut:
1. Mau bekerja sama dengan anggota yang lain.
2. Melaksanakan keputusan yang sudah ditetapkan bersama.
3. Disiplin dalam melaksanakan tugas sebagai anggota.
4. Ikut mendukung segala keputusan yang diambil bersama.
5. Memberikan masukan kepada pemimpin.

Manfaat mengikuti organisasi
1. Menambah wawasan dan pengalaman
2. Mengetahui dan mengembangkan bakat
3. Menambah teman
4. Belajar mengemukakan pendapat
5. Belajar menghormati orang lain
6. Belajar menghargai orang lain
7. Mudah bergaul
8. Melatih diri kemandirian
9. Melatih kedisiplinan
10. Membagi dan mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat
11. Menimbulkan kepercayaan diri dan tidak mudak mengeluh

Jabatan dalam organisasi beserta tugasnya
1. Ketua
– Mengurus organisasi
– Bertanggung jawab akan keberlangsungan organisasi
– Memimpin setiap rapat
– Mengadakan hubungan dengan pihak luar
– Membuat rencana kerja

2. Wakil ketua
– Membantu ketua dalam mengurus organisasi
– Menggantikan tugas ketua, jika ketua berhalangan

3. Sekretaris
– Membuat agenda kegiatan organisasi
– Membuat surat-surat yang diperlukan
– Membuat pengarsipan surat-surat
– Membantu ketua dalam membuat rencana kerja

4. Bendahara
– Mengurus maslah keuangan organisasi
– Membuat laporan keuangan
– Membantu ketua dalam membuat rencana kerja

5. Contoh seksi-seksi
Seksi-seksi bidang dapat dibentuk sesuai kebutuhan, sesuai kegiatan dan jenis organisasi itu sendiri:
a) Seksi keamanan
b) Seksi konsumsi
c) Seksi kebersihan
d) Seksi akomodasi
e) Seksi dokumentasi
f) Seksi dekorasi
g) Seksi publikasi
h) dll

Macam-macam bentuk organisasi

1. Organisasi formal
Organisasi formal adalah organisasi yang dibentuk secara sadar dan dengan tujuan-tujuan tertentu yang disadari pula dan diatur dengan ketentuan-ketentuan yang formal. Organisasi formal, biasanya ditandai dengan adanya Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART).Contoh : LKMD (Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa), PKK (Pemberdayaan kesejahteraan Keluarga)

2. Organisasi informal
Organisasi informal adalah organisasi yang dibentuk tanpa disadari sepenuhnya, tujuan-tujuannya juga tidak begitu jelas.Contoh : klub sepeda motor, perkumpulan supporter klub sepak bola, dll

3. Organisasi sosial
Organisasi sosial adalah organisasi yang mempunyai tujuan sosial. Organisasi semacam ini tidak berharap keuntungan dalam bentuk materi. Tujuan utama organisasi ini untuk melayani kepentingan masyarakat,tanpa menghitung untung-rugi. Contoh : HKTI (Himpunan Kelompok Tani Indonesia), MUI (Majelis Ulama Indonesia), PMI (Palang Merah Indonesia), dll.

4. Organisasi bisnis
Organisasi bisnis adalah organisasi yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari hasil organisasi yang dibangun. Contoh : PT (Perseroan Terbatas), CV.

5. Organisasi resmi
Organisasi resmi adalah organisasi yang terdaftar di lembaga pemerintahan. Organisasi ini bisa langsung dibentuk oleh pemerintah atau hanya ada hubungannya dengan pemerintahan. Contoh : Departemen Pendidikan, Departemen Agama, PSSI, PERBASI, dll. Muhamadiya, NU, Persis dll.

6. Organisasi tidak resmi
Organisasi tidak resmi adalah organisasi yang tidak ada hubungannya dengan pemerintahan dan tidak terdaftar di pemerintahan. Contoh : Klub Olah raga, klub kesenian dll

Contoh Organisasi di lingkungan Masyarakat
1. Organisasi Kemasyarakatan
Organisasi kemasyarakatan adalah organisasi yang semata-mata bergerak di bidang kemasyarakatan. Contoh organisasi kemasyarakatan yaitu ; Karang Taruna, PKK,dll.

2. Organisasi Pemerintah
Organisasi yang terstruktur oleh pemerintah. Contohnya yaitu ; RT, RW, dll.

3. Organisasi Ekonomi
Organisasi yang bergerak di bidang ekonomi. Fungsi organisasi ekonomi adalah sebagai sarana untuk menangani masalah-masalah ekonomi. Contoh organisasi ekonomi yaitu : perusahaan, pegadaian, koperasi dll.

4. Organisasi Sosial
Organisasi yang bergerak dalam bidang social. Tugasnya adalah mengurusi dan menangani masalah-masalah social yang terjadi di lingkungan masyarakat. Contoh organisasi social adalah Yayasan panti jompo, yayasan panti asuhan,dll.

5. Organisasi Politik
Organisasi politik bertujuan untuk menempatkan anggotanya di organisasi pemerintahan. Contoh organisasi politik adalah partai politik (Golkar, PDIP, PKB, PKS,dll)

6. Organisasi Wanita
Organisasi wanita merupakan perkumpulan yang anggota-anggotanya terdiri dari kaum perempuan.
Contoh organisasi wanita antara lain ; Dharma wanita, PKK,dll

7. Organisasi Keagamaan
Organisasi keagamaan merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang keagamaan. Organisasi keagamaan adalah:
a. Agama Islam : MUI (Majelis Ulama Indonesia)
b. Agama Kristen : PGI (Persekutuan Gereja-gereja Indonesia)
c. Agama Katolik : KWI (Konferensi Waligereja Indonesia)
d. Agama Hindu : PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia)
e. Agama Budha : Walubi (Perwakilan Umat Budha Indonesia)
f. Agama Khonghucu : MATAKIN (Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia)

8. Organisasi Profesi
Organisasi yang terbentuk karena mempunyai profesi yang sama. Contoh : IDI (Ikatan Dokter Indonesia), PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia),

Contoh Organisasi di lingkungan Sekolah
1. Pramuka
2.  Koperasi Sekolah
3. Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)
4. Organisasi Kelas
5. OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah)
6. PMR (Palang Merah Remaja)
7. PA (Pecinta Alam)
8. Komite Sekolah
9. Klub Olahraga seperti ; futsal, badminton, bola basket, voli, renang,dll

Komentar

Komentar